Tercurah Kata

Dari Ramadan ke Ramadan

Di Paledang, dan mungkin di kampung-kampung lainnya, Ramadan bagi anak-anak adalah suatu kesenangan: keluyuran di malam hari, jajan kerupuk banjur, ngabuburit, main petasan dan lain sebagainya. Bicara Ramadan, bagi saya, merupakan pengingat akan masa kanak-kanak. Tak hanya ingatan tentang kenakalan, tapi juga ingatan akan teman-teman sebaya. Kampung saya bukanlah Paledang yang berada di tengah kota…… Continue reading Dari Ramadan ke Ramadan

Tercurah Kata

Dea

Apa yang akan kamu lakukan jika kamu mempunyai teman yang lumayan cantik, lumayan pintar, sedang berusaha untuk lulus S2, menyukai film dan kopi, tapi jauh dari keluarganya? Jika pertanyaan itu ditujukan kepada saya, dengan tegas saya akan menjawab: Mulai mempertimbangkan untuk TIDAK memacarinya. Bukan, bukan karena saya minder karena ke-lumayan-an cantiknya, bukan pula minder karena…… Continue reading Dea

Tercurah Kata

Sebab Kita Tak Boleh Salah Alamat

1 Nicholas Saputra sedang menyamar, lalu berkata pada seorang perempuan yang baru saja dia kenali di depan bioskop secara tak sengaja, kira-kira kalau saya tak salah ingat bunyinya seperti ini “pekerjaan antar mengantar adalah bentuk dasar dari semua bentuk silaturahmi, karena sifatnya menghubung-hubungkan orang.” Beberapa hari ke belakang Nicholas Saputra yang saat itu sedang menyamar…… Continue reading Sebab Kita Tak Boleh Salah Alamat

Tercurah Kata

Kapal Menta Duit vs Om Telolet Om vs Dadah Dadah

Masa-masa SD adalah masa saya sangat menikmati masa kecil saya. Uucingan dari mulai ucing lumpat, ucing baledog, ucing sumput dan lain sebagainya adalah keseharian saya. Entah itu di sekolah ataupun di rumah. Ketika di sekolah, halaman yang cukup luas seakan selalu menyuruh saya untuk acleng-aclengan. Kutipan di atas adalah bagian tulisan pengalaman masa kecil saya…… Continue reading Kapal Menta Duit vs Om Telolet Om vs Dadah Dadah

Tercurah Kata

Balasan Untukmu, Sarie!

  Dear Sarie… Sebelumnya aku minta maaf karena baru membalas suratmu, notif di gmailku akan suratmu tertelan oleh notif dari akun sosmedku. Maklum, sosmedku banyak. Sarie, pernah nonton film Ada Apa Dengan Cinta? Menurutku sih pasti film itu sampai juga ke Pangalengan sana. Nah, masih ingat saat Cinta di “ciee…cie” oleh Maura ketika dia akan pergi…… Continue reading Balasan Untukmu, Sarie!

Tercurah Kata

Surat dari Kertasarie Untuk Merdeka

  Dear Deka… Kita sudah lama berada di sini, di Bandung. Kota yang kita cintai, kota yang penuh dengan memori. Aku yakin, kecintaanmu pada kota ini begitu besar, sama halnya denganku. Bagaimana tidak, kita sama-sama angkatan 1900-an bukan? Hehehe… Kita merasakan pahit dan manisnya perkembangan zaman, dari zaman kolonial sampai zaman milenium sekarang. Selain itu,…… Continue reading Surat dari Kertasarie Untuk Merdeka