Cerpen

Dari Situs Penjara Banceuy

Saya melihat Sukarno sedang termenung ditemani buku dan pena. Kegelisahan begitu jelas terlihat dari raut wajahnya. Walaupun hanya dalam bentuk patung, keberadaannya terasa esensial. Di tempat inilah Sukarno mendapatkan gagasan dan juga mengumpulkan berbagai rumusan untuk menulis pledoi yang terkenal: Indonesia Menggugat. Inilah pertama kali saya menginjakkan kaki di Penjara Banceuy, Bandung. Sebuah penjara yang…… Continue reading Dari Situs Penjara Banceuy

Cerpen

Kamar Gelap

Mereka duduk berhadapan di meja bernomor sepuluh. Andra menggunakan parka berwarna hitam, celana chino kecoklatan,  dan sepatu converse chucky taylor all star. Tak cukup di situ, dia kian terlihat tampan dengan model rambut undercut yang telah dilumasi pomade. Sedangkan di hadapannya, terdapat sosok perempuan yang tak kalah stylish: rambut sebahu, berkaca mata, menggunakan jeans berwarna…… Continue reading Kamar Gelap

Cerpen

Kau dan Aku Menuju Ruang Hampa

Thomas dan Faraday yang sama-sama renta itu bersekongkol, mereka bertukar pikiran di sebuah kedai yang jauh di antah berantah. Persekongkolan mereka sederhana, mereka ingin mematikan aliran listrik dan cahaya lampu yang ada di salah satu kota di dunia ini, lalu nama Bandung tiba-tiba terbersit di pikiran mereka berdua. Entah kenapa mesti Bandung, padahal masih banyak…… Continue reading Kau dan Aku Menuju Ruang Hampa

Cerpen

Si Kabayan dan Cilok Kuah

Langit di Desa Gunung Halu mendung saat Iteung baru saja siduru. Ya, sehabis masak air untuk Abah, Iteung tak lantas beranjak dari dapur. Cuaca yang dingin memaksa Iteung betah berlama-lama menghangatkan badan. Dari ruang tamu, suara teriakan Abah menusuk ke telinga Iteung. “Iteung, geus can naheur cai teh? Buru Abah dek mandi,” Teriak si Abah.…… Continue reading Si Kabayan dan Cilok Kuah

Cerpen

Kamar Idaman

“Satu-satunya mimpi indah yang pernah Jaka alami adalah bersenggama dengan artis idamannya”   Laptop yang baru lunas sebulan yang lalu dikemasnya dengan hati-hati, tulisan yang hendak ia kirim untuk media online tak jadi dirampungkan dengan alasan suasana rumah yang tidak mendukung. “Hufftt,,, mood lagi nggak bagus” gumamnya. Sambil sedikit kesal Jaka membereskan ruang tamu rumahnya…… Continue reading Kamar Idaman

Cerpen

Si Kabayan Ngilu Lomba

Nyi Iteung heran, setelah mencuci baju dan menjemur pakaian, dia tidak mendengar suara ngorok Kabayan di kamarnya. Padahal biasanya wanci haneut moyan seperti ini suara ngorok Kabayan sedang merdu-merdunya. Bukan, bukan pendapat Nyi Iteung, itu adalah pendapat bangkong sawah yang biasanya menemani Nyi Iteung ketika Nyi Iteung sedang menjemur pakaian. Kreeek… Nyi Iteung membuka pintu…… Continue reading Si Kabayan Ngilu Lomba