Tercurah Kata

Cerita di Sabtu Sore

Gaya orang yang difoto di Tebing Keraton ya gitu-gitu aja, kebanyakan membelakangi kamera dengan pandangan yang tertuju pada langit dan deretan pohon pinus. Gitu juga orang-orang yang mengambil foto di salah satu bukit buat motret perkebunan teh Cukul yang pemandangannya aduhai dengan hehijauan dan jalanan berkeloknya. Semuanya hampir seragam. Saya mengangguk pertanda mengamini saat Arfin,…… Continue reading Cerita di Sabtu Sore

Kuliner · Semua Tentang Bandung

Ajid: Melegenda Bersama Martabak Mini

Bicaranya yang gagap dengan pembawaan yang ramah menjadi ciri khas tersendiri. Tak hanya dengan para pedagang lainnya, hampir kepada setiap pelanggan dia terlihat friendly, tak terkecuali kepada anak-anak. Ditemui di tempat biasa dia berdagang, di Jalan Asrama Kipal, Kelurahan Campaka-Kecamatan Andir pada Senin (31/7/2017) pagi, Ajid, begitu ia biasa disapa, memberikan senyuman sambil menyodorkan pertanyaan,…… Continue reading Ajid: Melegenda Bersama Martabak Mini

Semua Tentang Bandung

Dewata yang Membawa Luka, Tawa, dan Was-was

Originally posted on Dunia Aleut!:
Petualangan Menuju Dewata | © Fan_fin Oleh: Hendi “Akay” Abdurahman (@akayberkoar) “Kay, ban tukang kempes,” sahut Ervan setengah berteriak. Saya memperlambat laju motor. Kania, partner saya dalam Perjalanan Ngaleut Dewata jilid 2 ini, mengingatkan saya agar menepi jika menemukan tukang tambal ban. Saya mengangguk pertanda mengiyakan. Hujan yang turun dari…

Hembusan Suara

Ada Peran Tim Marketing yang Bekerja secara “Halus” dalam Film Dilan 1990

Ini bukan tentang pro dan kontra mengapa Iqbaal yang akhirnya terpilih menjadi pemeran Dilan dalam film Dilan 1990, bukan pula tentang harus tidaknya menonton film tersebut. Tapi, ini merupakan hal penting yang justru sering dinomorduakan oleh Production House agar film yang digarap bisa mencapai target dengan jumlah penonton yang diinginkan. Apa itu? Ya, dia adalah:…… Continue reading Ada Peran Tim Marketing yang Bekerja secara “Halus” dalam Film Dilan 1990

Jalan-jalan

Susur Pantai #5 Ciletuh: Dimulai dari Solontongan, Berakhir pula di Solontongan

Minggu malam yang dingin. Jalan Solontongan 20-D yang beberapa hari ke belakang sepi tiba-tiba kembali ramai dengan berderetnya beberapa motor dan tampang orang-orang yang kelelahan. Mereka selonjoran sambil menceritakan pengalaman-pengalaman seru yang telah mereka lewati. Meski dengan muka letih, gelak tawa masih saja berhamburan. Sebagian membuka handphone, sebagian menyulut rokok, dan sebagian lainnya menunggu makanan…… Continue reading Susur Pantai #5 Ciletuh: Dimulai dari Solontongan, Berakhir pula di Solontongan